|
Eris lalu menerima kunci yang diberikan oleh pemilik Hotel itu. Eris lalu memberikannya uang sebesar 10 Silver. Eris tersenyum kecil. "Terima kasih, Tuan." Ujarnya tersenyum kecil. Eris lalu melanjutkan jalannya. Menaiki tangga di Hotel, menuju kamarnya. ---------------- Eris telah tiba di depan pintu kamarnya. Dibukanya pintunya dengan memsukkan kunci kelubang pintu kamarnya. Pintu dibukanya perlahan. Dilihatnya ruangna sederhana. Tapi, terlihat begitu nyaman. Di hampirinya dinding dekat tempat tidur itu, lalu meletakkan tongkatnya. Lalu, berbaring mencoba untuk menutup matanya untuk beristirahat. "Hari yang melelahkan..." Ujarnya menghela nafas dan tertidur pulas.
|